Beranda » Sejarah Maritim » IRENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN “Cheng Ho Bahariwan Besar di Dunia”

IRENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN “Cheng Ho Bahariwan Besar di Dunia”

Format Tugas Individu

Mata Kuliah :

Sejarah Maritim

Kompetensi Dasar/Pokok Bahasan :

  1. Cheng Ho (Sam Po Kong) Bahariwan Besar di Dunia

Indikator :

Pada pertemuan ini akan menjelaskan mengenai Cheng Ho sebagai bahariwan besar di Dunia, membandingkan dengan bahariwan-bahariwan Eropa, menjelaskan maksud pelayaran ke Samudra Barat (Hindia) dan dapat menjabarkan latar belakang pelayaran Cheng Ho.

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik Mampu Untuk :

1.1.             Melalui penjelasan guru, siswa mampu untuk menjelaskan tentang Cheng Ho sebagai bahariwan besar di Dunia

1.2.            Siswa mampu membandingkan dengan bahariwan-bahariwan Eropa

1.3.            Siswa mampu mendiskripsikan maksud pelayaran ke Samudra Barat (Hindia)

1.4.             Melalui penjelasan guru, siswa mampu menjelaskan latar belakang pelayaran Cheng Ho

Materi Pembelajaran :

Cheng Ho (Sam Po Kong) Bahariwan Besar di Dunia

Cheng Ho adalah bahariwan besar bukan hanya di dalam sejarah pelayran Tongkok, tetapi juga di sepanjang sejarah pelayaran dunia. Selama 28 tahun (1405-1433) ia memimpin armada raksasa untuk mengunjungi lebih dari 30 negara dan kawasan yang terletak di Asia Tenggara, Samudra Hindia, Laut Merah, Afrika Timur dan lain-lain.

Cheng Ho dilahirkan dari marga Ma, suku Hui yang mayoritas beragama Islam dan Cheng Ho lahir di desa He Dai, kabupaten Kunyang, provinsi Yunnan. Semua keluarga Cheng Ho beragama Islam.

Dari buku yang saya baca Cheng Ho berasal dari Provinsi Yunnan, yang lebih dikenal sebagai Kasim San Bo. Pada umumnya disana Kasim tidak begitu di hargai dan tidak begitu disukai pada masa itu, terutama oleh para sejarahwan-sejarahwan pada masa dinasti-dinasti feudal Tiongkok. Padahal, dari kenyataannya Cheng Ho sebagai salah seorang bahariwan tangguh dan laksamana besar yang dikenal oleh bayak orang di dunia. Dibuktikan dengan dilakukannya perjalanan laut pada abad ke-14 dengan membaha/memimpin ± 208 kapal dengan armada yang berjumlah ± 28.000 orang selama ± 28 tahun dalam 7 kali pelayaran untuk melakukan pelayaran ke Asia-Afrika.

Bila dilihat dari waktu, pelayaran Cheng Ho ke “Samudra Barat” jauh lebih awal dari pada pelayaran bahariwan-bahariwan Eropa seperti Christoforus  Colombus (± 1451-1506), Vasco da Gama (± 1460-1524) dan Ferdinand Magellan (± 1480-1521). Pelayaran pertama dilakukan oleh Cheng Ho pada tahun 1405. Ini berarti 87 tahun lebih awal dari pelayaran Columbus yang sampai di benua Amerika pada tahun 1492, atau 92 tahun lebih dahulu dari pelayaran Gama yang sampai di Calicut, India pada tahun 1497 atau 114 tahun lebih dahulu dari pelayaran Magellan yang memulai mengelilingi bumi sejak tahun 1519. Selain itu, pelayaran-pelayaran Cheng Ho dilakukan berturut-turut 7 kali selama 28 tahun lamanya. Begitu lama kegiatan pelayarannya sehingga tak terbanding oleh bahariwan-bahariwan Eropa pada masanya.

Bila ditinjau dari skala armada, armada Cheng Ho pun mengagumkan dunia. Dalam pelayaran pertama Cheng Ho, terdapat kapal besar 62 buah dan awak kapalnya lebih dari 27.800 orang. Dalam pelayarannya yang ke-3, terdapat kapal besar Jung 48 buah dengan awak kapal 27.000 orang lebih. Dalam pelayarannya yang ke-7, kapal besarnya 61 buah dan awaknya 27.550 orang.

Dalam pelayaran-pelayaran Cheng Ho setiap kali rata-rata tersedia 60 kapal besar dan jumlah total kapalnya lebih dari 200 buah bila ditambah kapal sedang dan kapal kecil. Kapal besar yang dijuluki sebagai “kapal pusaka” itu panjangnya 44,4 zhang (138 m) dan lebarnya 18 zhang (56 m). kapal semacam itu merupakan kapal yang terbesar di dunia pada pertengahan pertama abad ke-15 dan dengan kapal-kapal kayu Cheng Ho telah menciptakan keajaiban dalam sejarah pelayaran dunia.

Disamping itu armada Cheng Ho terdiri atas berbagai jenis kapal, misalnya kapal pusaka sebagai kapal induk, “kapal kuda” yang mengangkut barang-barang, kuda, dan lain-lain. Ada pula kapal penempur, kapal pembawa bahan makan, dan “kapal duduk” sebagai kapal komando, selain itu terdapat juga kapal-kapal pembantu.

Selain itu, susunan armada Cheng Ho pun luas biasa teraturnya. Armadanya terdiri dari 4 bagian, yaitu bagian komando, bagian teknik navigasi, bagian kemiliteran dan bagian logistic.

Table perbandingan antara Cheng Ho dengan beberapa bahariwan Eropa dalam pelayaran pertama

 

Tahun dimulainya pelayaran

 

 

Jumlah kapal

 

Kapasitas Kapal yang Terbesar (ton)

 

Jumlah Awak Kapal

 

Cheng Ho

1495

Lebih dari 200, termasuk 62 kapal besar

± 2.500

27.800

 

Christoforus Columbus

 

1492

3

100

88

 

Vasco da Gama

1497

4

120

171

 

Ferdinand Magellan

1519

5

130

270

Cheng Ho berlayar “ dengan 62 kapal besar dan 255 kapal agak kecil yang membawa sutra, sulaman dan produk-produk lain yang berharga”. Ekspedisi Cheng Ho yang hamper satuabad sebelum Christoforus Columbus dan Vasco da Gama itu bukan hanya berhasil memperkuat pengaruh Tiongkok pada Negara-negara tetangganya, tetapi juga telah mencapai suatu hasil yang unik dalam sejarah usaha pelayaran. Peta pelayaran yang mencatat ekspedisi itu telah disimpan baik.

Maksud pelayaran Cheng Ho ke Samnudra Barat (Hindia) dikarenakan kaisar Zhu Di telah menyusun pdoman diplomatiknya sebagai “permufakatan dengan Negara-negara asing” agar pengaruh politik Kerajaan Ming tersebut meluas. Politik diplomatiknya yang konkret dapat dismpulkan sebagai berikut :

  1. Dijadikan politik kerukunan dan persahabatan dengan negara-negara asing.
  2. Penduduk sepanjang pantai Tiongkok dilarang merantau ke luar negeri tanpa mendapat izin.
  3. Mendorong perniagaan antara Tiongkok dengan Negara-negara asing.

Berdasarkan politik luar negeri tersebut Kaisar Zhu Di mengutus Cheng Ho untuk memimpin pelayaran ke Samudra Barat. Maksudnya tak lain ialah mempropagandakan kejayaan Dinasti Ming, menyebarluaskan pengaruh politiknya di Asia-Afrika dan sekaligus mendorong maju perniagaan antara Tiongkok dengan negara-negara itu. Selain itu ada kemungkinan pula bagi Kaisar Ming Chen Zhu (Zhu Di) untuk mencari jejak bekas Kaisar Jian Wen (Zhu Yunwen) yang digulingkannya dan konon telah melarikan diri ke luar negeri. Karena Zhu Di khawatir jika mantan kaisar itu masih hidup dan mengadakan restorasi di kemudian hari. Akan tetapi yang terakhir itu bukan tujuan utama pelayarn Cheng Ho. Maka dapat dikatakan bahwa Cheng Ho adalah utusan politik kerajaan Tiongkok Dinasti Ming, yang sekaligus merangkap utusan perdagangan.

Latar belakang pelayaran Cheng Ho ialah karena  Dinasti Ming sudah mampu menyatukan Tiongkok dan juga telah menjadi suatu Negara yang kuat. Hasil produksi seperti kain sutra, porselen, alat besi dan lain-lain bertambah banyak dan bermutu. Dipihak lain Kerajaan Ming membutuhkan wangi-wangian, rempah-rempah, zat pewarna, manic-manik dan lain-lain dari luar negeri. Kerajaan Ming ingin menjalin hubungan erat antara Tiongkok dengan Negara-negara Asia-Afrika dalam jangka waktu lama dan mereka (Kerajaan Ming) sudah cukup mampu membuat kappa-kapal yang dapat untuk melakukan perjalanan samudra maupun untuk melakukan perdagangan.

Adapun tujuan sebenarnya Cheng Ho melakukan pelayaran ini selain membawa mandat dari Kerajaan Ming, ia juga berusaha bersilaturahmi juga ingin menyebarkan/memperkenalkan agama Islam kepada penduduk setempat, bahwa Islam merupakan agama yang rasional dan universal oleh karena itu, agama Islam dapat diterima siapa pun.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sumber :

Prof. Kong Yuanzhi. 2005. Muslim Tiongkok Cheng Ho “Misteri Perjalanan Muhibah Di Nusantara” penyunting : Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma. Jakarta : Pustaka Populer Obor

http://www.frontroll.com/kategori/berita-555-cheng-ho-bahariwan-besar-di-dunia.html

http://books.google.co.id/books/about/Muslim_Tionghoa_Cheng_Ho.html?id=edH-asvoPu8C&redir_esc=y

http://books.google.co.id/books/about/Muslim_Tionghoa_Cheng_Ho.html?hl=id&id=edH-asvoPu8C

http://books.google.co.id/books/about/Muslim_Tionghoa_Cheng_Ho.html?hl=id&id=wrlGAAAAMAAJ

Langkah Pembelajaran

Langkah Kegiatan Pembelajarn

Kegiatan Guru

Kegiatan Siswa

Pertemuan I
Kegiatan Pembuka t         Salam

t         Presensi siswa

t         Pengecekan kesiapan siswa

t         Menjelaskan materi yang akan disampaikan.

 t         Menjawab salam

t         Presensi

t         Pengecekan persiapan

t         Mendengarkan materi yang disampaikan guru.Kegiatan Inti :

Ekksplorasi

Elaborasi

Klarifikasi 

t    Guru member Pre Test sebelum menjelaskan materi

t    Guru menjelaskan materi tentang Cheng Ho bahariwnb besar di dunia”.

t    Guru mempertanyakan  materi yang telah disampaikan.

t    Guru memberi tugas dari kepada siswa.

 

t    Guru mengoreksi materi yang telah disampaikan. 

t         Siswa mengerjakan Pre Test yang diberikan oleh guru

t         Siswa membaca materi tentang “Cheng Ho bahariwan besar di dunia”.

t         Siswa menjawab soal yang diberikan oleh guru mereka.

t         Siswa mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.

t         Siswa memahami kesimpulan yang diberikan olehnya.Kegiatan Penutupt      Evaluasi/menyimpulkan materi yang kurang jelas kepada siswa.

t      Pemberian tugas indvidu.

t      Penjelasan umum tentang materi selanjutnya yang akan disampaikan.t           Siswa bertanya materi yang belum mereka pahami kepada guru.

t           Siswa mengerjakan tugas yang diberikan oleh.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: